• Breaking News

    Tempat Wisata Utama Di Purwakarta




    Purwakarta - Banyak traveler menyangka, Purwakarta hanya kota transit dari Jakarta ke Bandung atau sebaliknya. Padahal, kota dan kabupaten Purwakarta punya banyak tempat wisata keren. Cocok untuk disambangi usai libur Lebaran ini.
    Dari situs resmi Kabupaten Purwakarta, Kamis (15/8/2013), berikut 6 tempat wisata di Purwakarta. Traveler bisa menyambanginya saat sedang transit, maupun sebagai destinasi wisata akhir pekan:

    1.Waduk Jatiluhur




    Waduk Jatiluhur terletak di Kecamatan Jatiluhur, 9 km dari Kota Purwakarta. Danau seluas 8.300 Hektar ini menampung air dari Sungai Citarum, digunakan untuk keperluan irigasi, air minum, dan budidaya perikanan.
    Asyiknya, banyak fasilitas yang tersedia bagi wisatawan. Ada hotel dan bungalow, restoran, lapangan tenis, perkemahan, kolam renang, juga sarana rekreasi dan olahraga air. Traveler bisa menyewa perahu dan berkeliling danau luas ini.

    2. Waduk Cirata




    Tak banyak yang tahu, Waduk Cirata adalah PLTA terbesar di Asia Tenggara. Letaknya di Kecamatan Plered, sekitar 15 Km dari Kota Purwakarta. Danau seluas 62 km2 ini menjadi destinasi wisata alambagi warga Purwakarta.
    Dalam perjalanan dari Kota Purwakarta ke Waduk Cirata, traveler akan melewati pusat jajanan makanan khas yakni singkong fermentasi alias peuyeum. Anda juga akan melewati sentra industri keramik Plered dan menikmati panorama hijau sepanjang Plered-Waduk Cirata.

    3. Situ Wanayasa



    Kecamatan Wanayasa terletak 23 km dari Kota Purwakarta. Di tempat yang sejuk inilah terdapatSitu Wanayasa, dengan latar belakang Gunung Burangrang.
    Panoramanya sangat indah, dan mudah diakses karena terletak di sisi jalan raya. Di danau seluas 8 km2 ini, wisatawan bisa menyewa perahu untuk berkeliling. Di jalanan sekitar danau ini juga banyak tempat makan dan restoran. Jangan lupa cicipi Sate Maranggi yang khas Purwakarta!

    4. Situ Buleud




    Situ Buleud terletak, luasnya sekitar 4 hektar. Konon, kolam bundar ini dulunya adalah tempat mandi badak sewaktu Purwakarta masih hutan belantara. Kemudian pada masa kolonial Belanda, dijadikan tempat istirahat dan melepas lelah sehabis bekerja.
    Situ Buleud dibangun tahun 1930 oleh RA Suriawinata, penggagas dibentuknya Kota Purwakarta. Sekarang, Situ Buleud menjadi tempat rekreasi dan olahraga favorit warga kota tersebut. Danau ini juga menjadi bagian dari paru-paru kota.

    5. Gedung Negara dan Gedung Kresidenan



    Gedung Negara yang terletak di Jl Gandanegara No 25, dibangun pada masa kolonial Belanda tahun 1854. Gaya arsitektur Eropa masih tampak kental sampai sekarang, yang kini menjadi Kantor BupatiKabupaten Purwakarta.
    Gedung Kresidenan yang berlokasi di Jl KK Singawinata juga punya arsitektur antik khas Eropa. Gedung peninggalan Belanda ini sekarang menjadi Kantor Badan Koordinasi Wilayah IV Purwakarta.Dua gedung ini sangat cantik diabadikan dalam kamera!

    6. Sentra pembuatan keramik Plered



    Pembuatan keramik di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, berlangsung turun-temurun sejak tahun 1904. Tak tanggung-tanggung, keramik buatan Plered sampai diekspor ke berbagai negara seperti Singapura, Thailand, sampai Jepang.
    Sentra pembuatan keramik ini berlokasi di Desa Anjun, sekitar 13 Km dari Purwakarta kota. Turis bisa belanja aneka kerajinan keramik. Ada yang berupa gerabah, terakota, dan porselen.

    trevel.detik.com

    Infokan pada teman/kerabat anda yang membutuhkan informasi ini. KLIK TOMBOL :

    FacebookGoogle+Twitter WhatsApp

    SUBSCRIBE

    Post Bottom Ad