• Breaking News

    CEO Gojek Berterimakasih Kepada Jokowi Lewat Twitter

     Pendiri dan CEO GO-JEK Nadiem Makarim saat peluncuran GO-MART di Jakarta, Kamis  (22/10/2015). (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)

    Manajemen Gojek selama ini memilih diam dan tak mengomentari terkait aturan pelarangan aplikasi transportasi online. Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pembelaan terhadap ojek online melalui akun Twitter, Gojek pun membalas hal itu melalui platform yang sama.

    Dalam pernyataan di akun resmi Gojek, CEO Gojek berterima kasih atas dukungan Presiden Joko Widodo. Presiden disebutnya telah melindungi ekonomi kerakyatan.

    "Terima kasih Presiden @Jokowi atas dukungan Bapak @jokowi yang telah melindungi ekonomi kerakyatan sebagai fondasi kekuatan bangsa Indonesia. Majulah Indonesia," tulis CEO Gojek, Nadiem Makarim, dalam akun Twitter, Jumat, 18 Desember 2015.

    Dalam dua tweet yang diposting, salah satu cuitan juga dijadikan Nadiem sebagai pemberian informasi terkait jumlah pengguna dan pengemudi Gojek. Dalam cuitannya, Nadiem mengklaim jika Gojek kini telah memiliki 200 ribu pengemudi dan 8 juta pengguna aplikasi di seluruh Indonesia.

    Sebelumnya, dalam akun Twitter resmi Gojek, manajemen aplikasi ojek online itu hanya me-retweet cuitan dari beberapa pejabat, termasuk Presiden Joko Widodo dan mantan Wakil Presiden Boediono.

    Jokowi dan Boediono membela eksistensi aplikasi transportasi online di Indonesia. Bahkan setelah Jokowi mengancam akan memanggil Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, pihak Kemenhub langsung mengklarifikasi pemberitaan terkait larangan itu.



    sources : viva.co.id

    Infokan pada teman/kerabat anda yang membutuhkan informasi ini. KLIK TOMBOL :

    FacebookGoogle+Twitter WhatsApp

    Tidak ada komentar

    SUBSCRIBE

    Post Bottom Ad